Ancaman Badai Mereda, Harga Minyak Turun

Home > News
18 MAY

Ancaman Badai Mereda, Harga Minyak Turun

 
 
   
   
 

 

Harga minyak mentah di bursa New York awal pekan ini sedikit menurun bersamaan dengan proyeksi bahwa ancaman badai tropis tidak sampai memberi gangguan berarti bagi kawasan kilang minyak lepas pantai di Teluk Meksiko, pesisir selatan AS. 


Menurut laman harian The Wall Street Journal, berdasarkan transaksi Senin sore waktu New York (Selasa dini hari waktu Asia), harga minyak mentah untuk kontrak Agustus turun 61 sen (0,8 persen) menjadi US$78,25/barel. Di bursa ICE London, harga minyak Brent untuk kontrak Agustus turun 53 sen (0,7 persen) menjadi US$77,59/barel.

Tadinya, pada transaksi Jumat pekan lalu, kekhawatiran akan ancaman badai tropis di Teluk Meksiko sempat membuat harga minyak mentah melonjak hingga mencetak rekor tertinggi dalam tujuh pekan terakhir.

Namun, pada transaksi Senin, harga berangsur turun setelah pihak berwenang di AS memberi perkembangan terbaru bahwa Badai Tropis Alex cenderung bergerak ke arah perbatasan darat AS-Meksiko sehingga tidak sampai mengancam kawasan kilang minyak lepas pantai.

Demi menghindari risiko, sejumlah perusahaan minyak sudah menerapkan langkah-langkah penyelamatan dan evakuasi para pekerja dari kilang-kilang di Teluk Meksiko. Namun, menurut pengamat, langkah-langkah itu diperkirakan hanya sedikit menganggu bagi produktivitas kilang-kilang minyak di perairan tersebut, yang menghasilkan sekitar 1,6 juta barel per hari.

Badai Alex justru akan menebar ancaman nyata bagi sebelah barat kepulauan di Karibia pada Selasa waktu setempat.

 

By: Admin| event